Indonesia – Negara dalam Perubahan

Indonesia adalah negara mitra yang menjadi fokus kerja sama kebijakan pembangunan Jerman dan merupakan salah satu dari negara-negara yang disebut negara jangkar karena makna regionalnya.

Sejak awal kerja sama Jerman-Indonesia di tahun 50-an Jerman mendukung Indonesia dalam bidang-bidang berikut:

  • Pengentasan kemiskinan,
  • Pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui peningkatan pengembangan sektor ekonomi swasta
  • Perlindungan sumber-sumber daya alam
  • Proses desentralisasi
  • Reformasi administrasi
  • Pengembangan lebih lanjut di bidang „penyelenggaraan pemerintahan yang baik”

Kerja sama Jerman-Indonesia ini mengikuti cita-cita pembangunan global yang berkelanjutan dengan poin-poin inti berikut:

  1. Pertumbuhan ekonomi yang produktif

  2. Keadilan sosial

  3. Keberlanjutan ekologis.

Kerja sama pembangunan Jerman disesuaikan dengan sasaran pembangunan milenium PBB dan dengan strategi-strategi pengentasan kemiskinan yang dikembangkan oleh negara mitra. Jerman mendukung proses koordinasi di kalangan donatur internasional dan pemerintah Indonesia.

Dengan total bantuan sekitar 3 miliar Euro Jerman merupakan mitra bilateral Indonesia terbesar keempat setelah Jepang, Australia dan Amerika Serikat. Jumlah ini diperoleh dari sumbangan gereja untuk proyek pembangunan, dari yayasan-yayasan politik dan orgonisasi-organisasi non-pemerintah lainnya. Jerman juga mendukung program-program pembangunan dengan sumbangan-sumbangan lain melalui institusi-instusi multilateral seperti PBB, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan Dana Pembangunan Uni Eropa.

Dalam perundingan antara pemerintah Jerman dan Indonesia pada 2 Oktober 2007 telah disepakati untuk memfokuskan portofolio kerja sama pembangunan bilateral pada tiga titik berat:

     1. Perubahan iklim

     2. Pengembangan sektor swasta

     3. Tata pemerintahan yang baik/desentralisasi


Pada perundingan itu disetujui total dana bantuan 86 juta Euro, di antaranya juga persetujuan untuk memberantas flu burung dan untuk memberikan konsultasi dalam sistem kesehatan.

Perubahan Iklim
Jerman mendukung Indonesia dalam merealisasikan rencana aksi iklim nasionalnya. Dalam pada itu, Kerja Sama Pembangunan Jerman khususnya mempromosikan bidang-bidang „lingkungan dan perlindungan lingkungan“, „pengurangan emisi dalam lalu lintas kota“ serta „hutan dan perlindungan iklim“. Dalam sub-sektor „hutan dan perlindungan iklim“ pengalaman bertahun-tahun Kerjasama Pembangunan Jerman dalam pengelolaan hutan di Indonesia akan dijadikan acuan. Di sini Kerjasama Pembangunan Jerman memberikan bantuan dalam pelaksanaan reformasi tata kelola kehutanan serta dalam mempersiapkan protokol pasca Kyoto serta dalam melahirkan konsep-konsep baru perlindungan alam melalui sistem rangsangan bagi pengurangan emisi dari sektor kehutanan (REDD - Reduced Emission from Deforestation and Degradation). Di bidang lingkungan dan perlindungan iklim serta pengurangan emisi dalam lalulintas kota, pemerintah Indonesia akan mendapatkan bantuan dalam menerapkan strategi jangka panjang pengembangan bahan bakar kandungan karbonnya sedikit. Selain itu akan ditingkatkan juga pelatihan tenaga pimpinan untuk mengembangkan pendekatan-pendekatan solusi yang sifatnya global dan berkelanjutan.

Pembangunan Sektor Swasta
Tujuan sentral lain dari Kerja Sama Pembangunan Jerman dalam konteks sasaran pembangunan milenium adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi yang secara sosial seimbang. Dengan tujuan ini diharapkan sebanyak mungkin orang bisa berpartisipasi aktif dalam kehidupan ekonomi. Syarat dasar untuk itu adalah sektor swasta yang mampu bersaing dan akses masyarakat luas terhadap pendidikan. Tersedianya tenaga kerja yang terlatih baik dalam jumlah yang cukup merupakan faktor penting bagi kemampuan bersaing perusahaan. Oleh karena itu, kontribusi Jerman di Indonesia difokuskan pada peningkatan sektor ekonomi swasta dan pendidikan kerja/pasar kerja. Dalam hal ini yang dikedepankan adalah pengembangan perusahaan kecil dan menengah.

Tata pemerintahan yang baik/desentralisasi
Desentralisasi dan demokratisasi merupakan dua istilah kunci karena lambat laun struktur-struktur lama yang otoriter akan tergantikan oleh proses-proses partisipatif. Kerja Sama Pembangunan Jerman telah mendukung pemerintah Indonesia dalam melakukan desentralisasi dan menciptakan kerangka hukum pada bagian-bagian penting dan telah menguatkan kemampuan pegawai pemerintah daerah dengan capacity building. Tujuan bantuan ini adalah untuk memperbaiki pelayanan publik.

Penetapan fokus baru ini mempertimbangkan perubahan peran Indonesia dalam konteks global dan regional.

Untuk mengurangi beban hutang Indonesia, negara Jerman dan Indonesia telah menyepakati serangkaian perubahan hutang. Jerman adalah negara kreditor pertama yang menawarkan perubahan hutang kepada Indonesia dan dengan demikian memberikan kontribusi terhadap berkurangnya hutang Indonesia. Sejauh ini sudah lima tindakan diimplementasikan untuk perubahan hutang.

Setelah bencana Tsunami yang mengenaskan pada 26-12-2004 di propinsi Aceh dan Nias, pemerintah Jerman menyediakan dana khusus yang besar untuk membangun kembali kedua daerah tersebut. Kontribusi ini dimulai dengan program pembangunan yang luas yang diselesaikan pada tahun 2009. Titik berat program ini adalah pembangunan rumah tinggal dan sekolah-sekolah kejuruan serta bantuan terhadap pemerintahan lokal, pelayanan kesehatan dan promosi kegiatan-kegiatan ekonomi.


KATA SAMBUTAN DUTA BESAR

Dr. Norbert Baas



Para pengunjung
yang tercinta,

Saya ingin menyampaikan selamat datang kepada para pengunjung situs
ini, yang bertujuan memberi gambaran luas tentang kerja sama pembangunan Jerman – Indonesia...
> lebih lanjut

FAKTA
Dengan dukungan dana kurang lebih 3 juta milyar Euro, Jerman bagi Indonesia adalah merupakan negara keempat terbesar sebagai mitra bilateral. Jumlah ini termasuk kontribusi-kontribusi kepada pembangunan gereja-gereja, yayasan politik dan Lembaga Swadaya Masyarakat lainnya. Melalui lembaga-lembaga multilateral semisal Persatuan Bangsa-Bangsa, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Development Fonds of the European Union Germany sebagai tambahan memberikan sumbangsih kepada program-program pembangunan di Indonesia.